joko susilo
Anda mungkin pernah berkomentar seperti ini: “Rasanya semua tips sudah saya coba, tapi kok bisnis online saya tidak cepat melejit. Apa yang salah?”
Hmm… tenang dulu. Jangan kemudian anda menyalahkan diri lalu menyerah di langkah-langkah awal menuju sukses anda. Di sini saya paparkan tiga hal yang kerap menjadi penghalang anda untuk sukses berbisnis online. Tiga penghalang di bawah ini melengkapi 14 Kesalahan Fatal Bisnis Internet yang pernah anda baca.
1. Berorientasi jangka pendek.
Bisnis online memang bisa menghasilkan uang berlimpah dalam waktu cepat. Dan karena itu biasanya banyak orang gampang tergoda untuk berorientasi jangka pendek. Misal hanya dalam waktu satu, tiga, atau enam bulan sudah berharap mampu menghasilkan sukses luar biasa.
Celakanya bila berorientasi semacam ini, biasanya ketika harapan tak kunjung terwujud yang terjadi adalah rasa frustasi mendalam yang kemudian membuat angkat tangan berbisnis online.
Memang ada yang bisa meraih sukses secepat kilat. Tapi itu hanya segelintir orang yang dianugerahi banyak keberuntungan. Karena saya tak tertarik berbicara soal keberuntungan, maka saya akan tekankan pada anda perlunya orientasi jangka panjang dalam berbisnis online.
Ketika saya berencana memulai sebuah bisnis online, saya tidak pernah mengharapkan sukses datang dalam satu, dua, atau enam bulan. Jangka waktu itu terlalu singkat. Yang paling logis paling tidak dalam satu tahun. Karena kita perlu melakukan penetrasi pasar, mengenalkan produk kita ke orang-orang, memperluas jejaring promosi kita di dunia maya, dan banyak hal lainnya.
Dan dalam tahun pertama ini merupakan tahap penting. Karena disitulah diri kita diuji untuk terus bertahan menjalankan bisnis ini, untuk terus konsisten melakukan berbagai aktivitas mendorong bisnis online. Bila tidak kuat, akibatnya seperti saya sebut di atas, kita gampang angkat tangan!
Ketika memulai suatu bisnis online, sering saya ibaratkan seperti membesarkan bayi. Dibutuhkan banyak waktu dan kesabaran yang melimpah. Serta selalu memberikan perhatian tanpa henti. Setiap “merawat”-nya, dalam hati saya selalu tumbuh keyakinan bahwa bisnis ini akan terus berkembang makin besar dan semakin kuat.
Sebab itu pula, saya tak mau berharap lebih. Kalau bayi yang baru berusia dua bulan sudah bisa berjalan, berlari-lari, atau bahkan melompat-lompat seperti orang dewasa, tentu bisa sangat menakutkan! Saya hanya berharap prosesnya berjalan sesuai masanya.
Juga selalu saya biasakan berpikir jauh ke depan. Setiap keputusan yang saya buat saat ini, selalu saya pikirkan dampaknya bisa bekerja maksimal dalam tiga sampai lima tahun mendatang. Bahkan untuk keputusan-keputusan besar, saya pikirkan lebih jauh lagi, bisa 10-20 tahun ke depan.
Pesan singkat saya, jika anda ingin sukses berbisnis online, berorientasilah jangka panjang. Bukan hanya dalam hitungan bulan, tapi dalam jangka beberapa tahun mendatang.
2. Gagal mengoptimasi.
Bisnis online selalu bersandar pada proses yang berjalan tanpa henti. Sebagian proses digerakkan manusia, sebagian lagi dijalankan oleh teknologi. Sementara makin lama, perkembangan teknologi berlari kian cepat. Di situlah dibutuhkan kesediaan diri kita untuk selalu membuka mata dan telinga. Agar perkembangan teknologi tadi dapat kita sesuaikan dengan bisnis online kita.
Misalkan anda menyandarkan bisnis online anda pada affiliate program. Anda tinggal mengikuti bagaimana perkembangan bisnis affiliate program terkini dan menerapkannya dalam affiliate program anda.
Cara paling mudah untuk mengetahuinya dengan mencari informasi lewat search engine. Misal ketik “affiliate program improvement” atau kata lainnya. Kemudian jangan lupa menerapkannya secara berlanjut pada affiliate program anda.
Optimasi yang sama bisa anda terapkan pada fokus aktivitas yang ingin anda lakukan. Misalkan untuk menggenjot Adsense, coba cari dengan “adsense optimization”. Atau untuk meningkatkan marketing, bisa dengan “marketing improvement”.
Prinsipnya, jangan pernah berhenti merawat bisnis online anda. Coba berbagai macam cara untuk terus mengembangkannya. Serta lakukan secara berlanjut. Meski hanya satu jam sehari, tapi hasilnya akan melebihi yang pernah anda bayangkan nantinya.
3. Gagal memasarkan secara efektif.
Terjun ke bisnis online berarti anda harus mau belajar tentang marketing. Sebab, pesat tidaknya bisnis online anda bergantung seberapa besar anda bisa memasarkan produk anda.
Tak harus lewat pendidikan formal untuk mempelajari marketing. Anda bisa baca buku atau belajar dari marketer sukses. Mengikuti seminar tentang marketing atau mendengarkan audio tentang internet marketing juga bisa anda lakukan. Bergabung di forum-forum tentang marketing menjadi cara lainnya. Dengan belajar marketing, anda bisa tahu bagaimana memasarkan produk atau jasa anda kepada orang yang tepat, lewat jalur yang tepat, dan pada saat yang tepat.
Marketing bukan cuma soal beriklan. Tapi intinya bagaimana agar banyak orang tahu tentang produk anda. Anda bisa melakukannya dengan aktif berkomentar di blog lain, menulis artikel, bertukar link dengan blogger lain, dan banyak hal lainnya.
Yang pasti, jangan pernah ragu-ragu untuk menceritakan produk anda kepada orang lain. Yakinlah bahwa produk anda memang sangat bernilai dan dibutuhkan orang lain.
Ayo tetap semangat berbisnis online!
24.4.09
Tiga Langkah Teruji Menghasilkan Uang Melimpah di Internet
joko susilo
Anda pasti sudah hafal luar kepala metode 3 langkah SMUO Formula Bisnis, yaitu memiliki produk, memiliki situs web penjualan, dan mengalirkan traffic. Metode ini sudah terbukti menghasilkan uang dari internet. Dan metode ini bekerja bukan hanya pada pemilik produk, namun juga bila anda adalah affiliate marketer.
Yang dibahas kali ini adalah bagaimana anda cukup fokus melaksanakan ketiga langkah tersebut, menjalaninya secara sungguh-sungguh, mengevaluasi hasilnya, dan mengulangi prosesnya.
Sebelumnya, saya ucapkan selamat bergabung pada para member baru Formula Bisnis. Untuk itu tak ada salahnya bila sedikit saya singgung ulang ketiga langkah SMUO tadi.
Pertama, memiliki produk berarti anda punya “sesuatu” yang ditawarkan kepada para pengakses internet. Bentuknya bisa berupa produk digital (ebook dan software), bisa layanan membership, bisa produk fisik seperti menjual handphone misalnya, dan produk lainnya.
Pada tahapan ini, terdapat tiga pilihan. Anda bisa memilih menjadi pemilik produk, affiliate marketer, atau pemilik produk sendiri sekaligus affiliate. Untuk pilihan terakhir contohnya seperti Mas Irwan M Santika yang punya produk sendiri sekaligus juga affiliate marketer.
Bagaimana menemukan produk? Silakan baca di sini dan di sini.
Nah, begitu anda sudah punya produk, selanjutnya melangkah ke tahap kedua.
Tahap kedua adalah memiliki situs web penjualan. Anda bisa merancangnya sendiri atau yang termudah dengan membeli script yang langsung jadi. Dalam tahapan ini, bisa jadi anda belum cukup puas dengan sales letter anda. Namun yang terpenting segera ACTION! Sifat perfeksionis bisa menunda ACTION bisnis anda. Percayalah tak ada yang betul-betul sempurna di dunia ini. Mengejar kesempurnaan hanya akan memperpanjang penundaan ACTION anda.
Saat tahap kedua selesai, berikutnya melangkah ke promosi untuk mendatangkan traffic.
Nah di tahapan ketiga inilah salah satu kunci keberhasilan bisnis anda. Sebab percuma saja anda punya produk bagus namun bila tak ada orang yang tahu.
Apa saja langkah promosi yang perlu anda lakukan? Bisa lewat iklan PPC dengan budget yang telah dianggarkan, bisa lewat posting di blog, bisa lewat email marketing, dan cara-cara promosi lainnya. Setelah itu lihat bagaimana hasilnya.
Dari hasil tersebut, anda kemudian evaluasi apa saja kira-kira yang perlu diperbaiki. Dan putar ulang ketiga langkah tersebut.
Lihat kembali produk anda. Benahi apa saja materi yang perlu ditambahkan. Lakukan update dengan informasi terbaru.
Perhatikan bagaimana situs web anda. Apakah copywriting-nya sudah bekerja dengan baik? Apakah anda perlu mengubah headline-nya? Apakah anda perlu mengubah susunan bagian sales letter anda?
Lihat hasil promosi anda. Berapa banyak pengunjung? Berapa banyak pendaftar (subscriber)? Berapa banyak pembeli? Berapa biaya promosi? Apakah sudah mencapai return of investment? Bila hasilnya anda kurang puas, anda bisa coba cari tempat iklan lain. Cari cara beriklan yang lebih efektif. Perhatikan copywriting iklan anda. Genjot promosi iklan anda
Dan begitu seterusnya. Lakukan ketiga langkah tersebut, evaluasi, dan benahi.
Seperti saya katakan tadi, ketiga tahapan ini berlaku bukan hanya bagi pemilik produk, tapi juga bila anda affiliate marketer. Karena anda tak bisa mengubah produk yang anda promosikan, yang bisa anda lakukan adalah menambahkan “ nilai lebih” anda. Misalkan menambahkan bonus produk-produk tambahan baru dan melayani support via SMS.
Anda bisa coba lakukan presell kembali di blog untuk produk yang anda promosikan. Anda bisa sampaikan perkembangan terbaru hasil yang anda peroleh. Bila anda membuat landing page sendiri untuk produk afiliasi anda, anda bisa perbaiki sales letternya.
Begitupun dengan promosi. Anda bisa coba misalkan buat banner baru, anda bisa coba tingkatkan anggaran promosi anda. Dan begitu seterusnya.
Intinya, fokus pada tiap tahapan tersebut. Lihat hasilnya, evaluasi, dan perbaiki.
Mudah kan? Cukup fokus pada tiga langkah tersebut untuk menghasilkan uang dari internet.
Salam ACTION!
Anda pasti sudah hafal luar kepala metode 3 langkah SMUO Formula Bisnis, yaitu memiliki produk, memiliki situs web penjualan, dan mengalirkan traffic. Metode ini sudah terbukti menghasilkan uang dari internet. Dan metode ini bekerja bukan hanya pada pemilik produk, namun juga bila anda adalah affiliate marketer.
Yang dibahas kali ini adalah bagaimana anda cukup fokus melaksanakan ketiga langkah tersebut, menjalaninya secara sungguh-sungguh, mengevaluasi hasilnya, dan mengulangi prosesnya.
Sebelumnya, saya ucapkan selamat bergabung pada para member baru Formula Bisnis. Untuk itu tak ada salahnya bila sedikit saya singgung ulang ketiga langkah SMUO tadi.
Pertama, memiliki produk berarti anda punya “sesuatu” yang ditawarkan kepada para pengakses internet. Bentuknya bisa berupa produk digital (ebook dan software), bisa layanan membership, bisa produk fisik seperti menjual handphone misalnya, dan produk lainnya.
Pada tahapan ini, terdapat tiga pilihan. Anda bisa memilih menjadi pemilik produk, affiliate marketer, atau pemilik produk sendiri sekaligus affiliate. Untuk pilihan terakhir contohnya seperti Mas Irwan M Santika yang punya produk sendiri sekaligus juga affiliate marketer.
Bagaimana menemukan produk? Silakan baca di sini dan di sini.
Nah, begitu anda sudah punya produk, selanjutnya melangkah ke tahap kedua.
Tahap kedua adalah memiliki situs web penjualan. Anda bisa merancangnya sendiri atau yang termudah dengan membeli script yang langsung jadi. Dalam tahapan ini, bisa jadi anda belum cukup puas dengan sales letter anda. Namun yang terpenting segera ACTION! Sifat perfeksionis bisa menunda ACTION bisnis anda. Percayalah tak ada yang betul-betul sempurna di dunia ini. Mengejar kesempurnaan hanya akan memperpanjang penundaan ACTION anda.
Saat tahap kedua selesai, berikutnya melangkah ke promosi untuk mendatangkan traffic.
Nah di tahapan ketiga inilah salah satu kunci keberhasilan bisnis anda. Sebab percuma saja anda punya produk bagus namun bila tak ada orang yang tahu.
Apa saja langkah promosi yang perlu anda lakukan? Bisa lewat iklan PPC dengan budget yang telah dianggarkan, bisa lewat posting di blog, bisa lewat email marketing, dan cara-cara promosi lainnya. Setelah itu lihat bagaimana hasilnya.
Dari hasil tersebut, anda kemudian evaluasi apa saja kira-kira yang perlu diperbaiki. Dan putar ulang ketiga langkah tersebut.
Lihat kembali produk anda. Benahi apa saja materi yang perlu ditambahkan. Lakukan update dengan informasi terbaru.
Perhatikan bagaimana situs web anda. Apakah copywriting-nya sudah bekerja dengan baik? Apakah anda perlu mengubah headline-nya? Apakah anda perlu mengubah susunan bagian sales letter anda?
Lihat hasil promosi anda. Berapa banyak pengunjung? Berapa banyak pendaftar (subscriber)? Berapa banyak pembeli? Berapa biaya promosi? Apakah sudah mencapai return of investment? Bila hasilnya anda kurang puas, anda bisa coba cari tempat iklan lain. Cari cara beriklan yang lebih efektif. Perhatikan copywriting iklan anda. Genjot promosi iklan anda
Dan begitu seterusnya. Lakukan ketiga langkah tersebut, evaluasi, dan benahi.
Seperti saya katakan tadi, ketiga tahapan ini berlaku bukan hanya bagi pemilik produk, tapi juga bila anda affiliate marketer. Karena anda tak bisa mengubah produk yang anda promosikan, yang bisa anda lakukan adalah menambahkan “ nilai lebih” anda. Misalkan menambahkan bonus produk-produk tambahan baru dan melayani support via SMS.
Anda bisa coba lakukan presell kembali di blog untuk produk yang anda promosikan. Anda bisa sampaikan perkembangan terbaru hasil yang anda peroleh. Bila anda membuat landing page sendiri untuk produk afiliasi anda, anda bisa perbaiki sales letternya.
Begitupun dengan promosi. Anda bisa coba misalkan buat banner baru, anda bisa coba tingkatkan anggaran promosi anda. Dan begitu seterusnya.
Intinya, fokus pada tiap tahapan tersebut. Lihat hasilnya, evaluasi, dan perbaiki.
Mudah kan? Cukup fokus pada tiga langkah tersebut untuk menghasilkan uang dari internet.
Salam ACTION!
Langganan:
Postingan (Atom)